Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

SPPT.TEL MEMILIKI AHLI K3



Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah Ilmu atau kemampuan yang Penerapannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja (PAK), kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan. K3 juga adalah semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja tenaga kerja maupun orang lain.

Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (Serbuk) bersama federasi anggota Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).mengadakan pendidikan bersama bertajuk  Pendidikan K3  yang menjadi Hak Asasi Manusia. Pendidikan tersebut digelar di Karawang pada tanggal 26 sampai 27 Juli 2016.
Peserta dalam pendidikan ini datang dari berbagai federasi anggota KPBI antara lain SERBUK, FBLP, FBTPI, FPBI, FSP2KI dan PPMI-SPSI. Peserta datang dari berbagai kota antara lain Karawang, Bekasi, Jakarta, Yogyakarta dan Muara Enim-Sumatera Selatan yang diwakili oleh Yulius Tangdilian dari Serikat Pekerja PT.Tanjungenim Lestari (SPPT TeL). Pendidikan ini dilakukan 3 tahap peserta harus berkomitmen menjalankan semua tahapan – tahapan, Sppt Tel dengan program K3 nya terus meng-Up Grade kemampuan pengurus mengenai K3 tersebut. Yulius Tangdilian memang sengaja dipersiapkan Sppt Tel untuk cikal bakal ahli di bidang K3.

Yulius Tandilian juga bagiaan dari anggota  FSP2KI memberikan apresiasi atas pendidikan ini, sebab pendidikan K3 memang penting meskipun kurang diminati, apalagi di tempat kami.“Tugas pengurus serikat pekerja adalah memperkenalkan kepada anggota tentang mendesaknya agenda penerapan sistem manajemen K3 di tempat kerja,” ujarnya..

Karena penegakan sistem manajemen K3 di perusahaan yang sangat buruk Pekerja selalu dalam kondisi yang dirugikan karena posisi tawarnya lemah sehingga mengalami kerugian. Misalnya saja  jam kerja panjang, lingkungan kerja yang tidak aman (Unsave) dan ketika kecelakaan kerja dapat dipastikan akan kehilangan pekerjaannya dan banyak kasus kecelakaan kerja dikondisikan aman seolah – olah sistim K3 berjalan dengan baik,“Sungguh ini sangat ironis. Untuk itu, Serikat harus mau menjadi garda terdepan dalam perjuangan K3 di tempat kerja,”

Dalam pendidikan kali ini, beberapa fasilitator yang hadir memberikan materi antara lain adalah Subono (Serbuk), Wiranta Yudha (LION), Dr. Anna Suraya (Dokter ahli K3), dan juga Matt Goodwin (Maritim Union of Australia / International Transport Workers’ Federation).JY

MULAILAH KESELAMAT KERJA DARI DIRI SENDIRI.

Jumat, 20 Mei 2016

PENDIDIKAN HARI KE II, POLITIK PECAH BELAH BURUH



Kamis, 19 Mei 2016 Pendidikan hari kedua di isi oleh Bung Wirdan Fauzi dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH), masih tetap seperti hari pertama jumlah peserta tidak berkurang meski ada wajah – wajah baru, itu melihat kondisi kerja kawan – kawan bagai mana menyesuaikan waktu kerja dengan pelatihan.

Kamis, 19 Mei 2016

PENDIDIKAN KORWIL SUMSEL-SPPT TeL PENDIDIKAN ITU SOLIDARITAS

Rabu, 18/05/2016 ada sekitar 7 orang peserta pendidikan dari  SPPT TEL, meski dengan rasa lelah yang belum hilang  begitu semangat mengikuti latihan. Dari semenjak berangkat dari Mill site  sampai di Stasiun Tanjung Karang pada pukul 20:00wib lansung disambut oleh panitia SpTuks. Setelah berbenah benar makan malam lansung dilanjutkan dengan bincang – bincang dengan Serikat lainnya yang berdatangan dari tempet masing – masing.

Rabu, 18 Mei 2016

PENDIDIKAN HARI PERTAMA, PENDIDIKAN SAMA DENGAN SOLIDARITAS



Rabu, 18/05/2016 ada sekitar 40 orang peserta pendidikan Korwil Sumsel, meski dengan rasa lelah yang belum hilang  begitu semangat mengikuti latihan. Dari semenjak berangkat dari tempat masing – masing sampai di Stasiun Tanjung Karang pada pukul 20:00wib lansung disambut oleh panitia, mandi dan makan lansung dilanjutkan dengan bincang – bincang dengan Serikat lainnya.

Hari pertama pendidikan dibuka  kata sambutan oleh panitia pelaksana/ketua Serikat Pekerja Transport untuk kepentingan Sendiri Tarahan Lampung  sendiri (SpTuks TL). Materi sessi  pertama disampaikan oleh Sekjen Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (Fsp2ki) M. Ihksan Prajarani tentang keserikatburuhan. Sekjen Fsp2ki mengatakan pentingnya melakukan penguatan di internal serikat masing – masing dan pentingnya kita berafliasi. Dengan disiplin membayar iuran, rapat – rapat rutin itulah contoh dari penguatan serikat. Begitu juga perlunya kita berfederasi, dengan berfederasi kita membentuk kelompok organisasi yang  lebih besar lagi.

Sessi kedua setelah istirahat siang Bung Khamid (Koordinator Projeck Fsp2ki) memberikan materi dasar – dasar serikat buruh. Pengusaha adalah orang yang memberikan upah ke orang lain untuk bekerja demi kepentingannya dan merupakan pemilik alat – alat kerja yang digunakan, Buruh adalah orang yang bekerja untuk mendapatkan upah. Pengusaha memberikan upah secukupnya ke buruh supaya buruh bisa bertahan hidup dan terus bekerja. Wadah apa yang bisa meningkatkan kondisi kerja buruh agar lebih nyaman? Serikat Pekerja adalah jawabannya. Perjuangan serikat menjaga keberlansungan kerja dan meningkatkan pendapatan bulanannya melalui upah yang diterima. 

Serikat pekerja itu adalah organisasi yang dibentuk oleh buruh untuk memperjuangkan anggotanya secara kolektive. Terjemahan serikat itu bukan ketua dan bukan pengurusnya, tapi semua buruh yang bergabung ke dalam kesatuan yang disebut Serikat, serikat itu adalah kelompok.

Pelatihan hari pertama ini selesai sampai jam 22;00wib dikarenakan banyaknya materi yang harus diberikan kepada peserta. Sebagai pengurus organisasi  harus tahan terhadap tekanan antara lainnya tahan menerima pelajaran meskipun dalam durasi waktu yang lama. Diharapkan kepada peserta untuk dapat menerima pendidikan yang diberikan dan mentransferkan kepada pengurus dan anggota yang lain.


TAHUN PENDIDIKAN FSP2KI - KORWIL SUMSEL SPPT TEL



Tahun pendidikan Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (Fsp2ki)  tahun 2016 di mulai dengan pendidikan Koordinator Wilayah Sumatera Selatan (Korwil Sumsel), 18 – 19 Mei 2016 yang diselenggarakan di Tarahan Lampung. Serikat Pekerja PT. Tanjungenim Lestari Pulp dan Paper (Sppt TeL), Serikat Pekerja Pelayanan dan Perawatan PT. Tanjungenim Lestari (Sp3 TeL) dan Serikat Pekerja Security PT. Tanjungenim Lestari (Sps TeL),  PT.Westpoint outsorcing security PT.  Kaliguma, Peserta korwil  Sumsel yang hadir dalam pendidikan Fsp2ki tersebut. 

Senin, 28 Desember 2015

APA ITU GAGAL BERUNDING (Bagian ke II )

Mengacu pada peraturan perundangan Ketenagakerjaan sebagaimana dibahas sebelumnya maka sebelum melakukan mogok kerja, maka

Rabu, 27 Mei 2015

PENDIDIKAN DAN PEMBEKALAN PENGURUS SPPT TEL PERIODE 2015-2017

PENDIDIKAN DAN PEMBEKALAN
PENGURUS SPPT TEL PERIODE 2015-2017

Pagar Alam, tepatnya di sebuah villa yang indah bernama Villa Mentari, dilaksanakan pada 23, 24, dan 25 mei 2015. Sekitar 28 orang peserta ikut dalam pembekalan, dihadapkan pada empat orang pembicara yang kompeten dan berpengalaman dalam organisasi perburuhan, mereka adalah Ashal (selaku Penasehat SPPT dan mantan Ketua SPPT), Mangitar Sitorus (penasehat dan mantan wakil ketua periode 2013-2015), Arifin Syarif (Lembaga Informasi Perburuhan Sedane), dan Muhamad Iksan Pajarani (Sekjend FSP2KI).
Pendidikan dan pembekalan ini bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan, pendidikan bidang masing-masing, bina mental, kekompakan, leadership, tenggang rasa, bahkan sharing pengalaman berorganisasi. Para peserta di’gembleng’ dari pagi sekitar pukul 08.00 sampai tengah malam (22.00), seluruh pesertapun mengikuti dengan serius tapi tetap santai, terlihat sekali antusiasme pengurus inti (Noprizal, Dadag Pranolo, Joni Sibarani, dan Sugito) dan juga para pengurus bidang (Bidang Hukum Advokasi, Sosial dan kesejahteraan, Penelitian dan pengembangan, Hubungan Antar Lembaga, Media Komunikasi, dan Gender).
Seluruh peserta yang mewakili bidang mereka masing-masing dilatih dan dituntut untuk mengerti, membuat dan merealisasikan program kerja mereka dua tahun kedepan. “Militan Kuat Cerdas Bersama-sama menjadi Hebat dan Bermartabat” itulah motto yang digadang-gadang selama kegiatan tiga hari dua malam itu, semua kegiatan sangat berkaitan sekali dengan motto tersebut dan motto pada kaos “Bakar Semangat Kebersamaan” memang membakar semangat para peserta yang telah menunjukkan kebersamaan mereka saat dan pasca kegiatan tersebut.
Pasca kegiatan pendidikan dan pembekalan tersebut, seluruh peserta merasakan dan mengalami perkembangan dalam diri mereka dan semangat yang membara terus berkobar dalam bentuk semangat kerja yang akan diimplementasikan dalam bentuk karya nyata yang lebih baik nantinya dari progam kerja yang sudah direncanakan, demi memperjuangkan hak-hak seluruh anggota SPPT TEL.
Tetap semangat !



Salam SPPT.



Minggu, 25 Januari 2015

“AKU PEMBELA BURUH : LBH Jakarta Dan FSP2KI Adakan Pelatihan Paralegal Dasar”

pendidikan_paralegal_dasar_buruh_pekanbaru
Pekanbaru, bantuanhukum.or.id – “Aku Pembela Buruh” merupakan tema yang diusung dalam pelatihan paralegal dasar yang diselenggarakan Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) bersama-sama dengan LBH Jakarta. Pelatihan yang diselenggarakan dalam 3 hari yaitu dari tanggal 20-23 November 2014 bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada anggota FSP2KI agar memiliki tim advokasi yang tangguh. Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 32 (tiga puluh dua) orang dari Serikat pekerja anggota FSP2KI (SPA FSP2KI) yang berasal dari Wilayah Jawa Barat, Riau, Sumatera Selatan dan Jambi hadir dalam pelatihan ini.
Dalam sambutannya Presiden FSP2KI yaitu Hamdani mengatakan besar harapan dia dalam pelatihan ini. Peserta diharapkan fokus dalam menyerap materi-materi yang diberikan oleh Fasilitator dari LBH Jakarta. Lebih lanjut Hamdani berharap selepas pelatihan dasar ini, kawan-kawan memeliki kemampuan dasar yang sangat bermanfaat untuk membentuk tim advokasi yang kuat. Dan hingga akhirnya anggota-anggota FSP2KI ini dapat mendukung program advokasi nasional FSP2KI, tambahnya.
Dalam pelatihan paralegal dasar ini bertindak sebagai fasilitator adalah Tigor Hutapea dan Wirdan Fauzi. Mereka berdua merupakan Pengacara Publik LBH Jakarta di bidang Pengembangan Sumber Daya Hukum Masyarakat (PSDHM). Ada 6 (enam) materi yang disampaikan oleh kedua orang fasilitator ini yaitu adalah materi Paralegal, Pengantar HAM, Sistem Hukum Indonesia, Politik 3 Paket UU Perburuhan, Strategi Advokasi dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI)
“Ke enam materi yang diberikan kepada peserta paralegal ini sebagai pembekalan kepada peserta untuk membekali peserta untuk dapat terampil dan mampu memberikan keterampilan dan pemahaman terkait hukum,” ujar Tigor. “Selanjutnya peserta paralegal dasar ini ke depan akan mendapatkan pelatihan lanjutan yang akan dibekali materi keterampilan hukum seperti: membuat gugatan, surat kuasa dll,” tambah Tigor. sumber FSP2KI

Sabtu, 12 Juli 2014

TAPMAS LAKUKAN PEMBEKALAN

Mill site 10 juli 2014
Tim antisipasi phk massal(TAPMAS) yang telah terbentuk,secara reguler melakukan  pembekalan di sekertariat SPPT-TeL.menagement aksi yang di sampaikan oleh Heriyanto selaku ketua bidang aksi memaparkan langkah dan konsep management aksi kepada TAPMAS.


Dalam paparan makala nya,kondisi perusahaan yang di sinyalir akan melaksanakan pengurangan karyawan perlu di tindak lanjuti dan di lakukan langkah-langkah antisipasi, bahkan kemungkinan  terjadi nya aksi/demo pun layak di persiapkan sebagai wujud perlawanan pekerja.

Langkah hukum yang disampaikan oleh manggitar sitorus pada 3 Juli lalu juga,merupakan bagian persiapan yang di lakukan oleh TAPMAS,dalam presentasi nya perusahaan tidak memiliki alasan yang tepat untuk melakukan pengurangan karyawan dengan alasan efisiensi menurut undang undang ketenagakerjaan yang ada.

Rabu, 02 Juli 2014

TAPMAS MINTA PEMERINTAH DAERAH CEGAH PHK MASSAL

Senin 1Juli 2014, Tim Antisipasi PHK Massal (TAPMAS) melaksanakan agenda pertamanya mengunjungi Kadisnaker Muara Enim, guna menyampaikan kondisi perusahaan yang mengalami kelangkaan bahan baku yang dapat berdampak pengurangan karyawan.

Dalam pemaparannya TAPMAS  meminta kepada disnaker Muara Enim agar melakukan upaya pencegahan pengurangan karyawan.






Selasa, 01 Juli 2014

Pendidikan PKB FSP2KI SUMSEL



Dari 21 – 22 Juni 2014, kawan-kawan Serikat Pekerja Anggota (SPA) Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) yang ada di dalam Kordinator wilayah Sumatera Selatan (KORWIL SUMSEL), mengikuti Pendidikan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Pendidikan ini sendiri adalah salah satu program kerja FSP2KI untuk KORWIL SUMSEL untuk tahun 2014 ini. Peserta pelatihan adalah perwakilan atau utusan dari masing-masing SPA yang terdiri dari ; Serikat Pekerja PT.TeL (SPPT-TeL), Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayanan-TEL (SP3-TEL), Serikat Pekerja Secuirty-PT.TeL (SPS-PT.TeL) dan terakhir Serikat Pekerja Main Power-TEL (SPMP-TEL), satu SPA tidak mengutus perwakilannya untuk turut serta dalam pendidikan ini.

Selain dari SPA FSP2KI SUMSEL, sebagai bentuk membangun kekuatan buruh di wilayah Sumatera Selatan,pihak panitia turut serta mengundang satu Serikat Pekerja (SP) diluar keanggotaan FSP2KI, yaitu Serikat Pekerja Lematang Coal Lestari (SP LCL).

Sebagai fasilitator pendidikan, pihak panitia mengundang tiga orang fasilitator, yang terdiri dari Khamid Istakhori, Ashal dan Nelson F Saragih. Harapan akhir yang ingin dicapai, adalah akan semakin bertambah jumlah PKB SPA FSP2KI. Materi yang diberikan dalam pendidikan ini adalah, mulai dari dasar hukum PKB sampai pada menyusun,merumuskan dan melakukan perundingan (simulasi perundingan). Dengan demikian upaya untuk membangun Kekuatan Serikat Pekerja akan tercapai..Building Union Power .... (mip)

sumber: http://www.fsp2ki.org/2014/06/pendidikan-pkb-fsp2ki-sumsel.html#more

Rabu, 25 Januari 2012

SPPT TeL Laksanakan Pelatihan Paralegal Tahap-2

Peserta Pelatihan Paralegal Tahap-2

SPPT TeL (Serikat Pekerja PT. Tanjungenim Lestari Pulp And Papaer) kembali mengadakan Pelatihan Paralegal pada tanggal 19 Januari 2012 bertempat di Training Centre PT. Tanjungenim Lestari Pulp And Paper.  Pelatihan ini merupakan tahap yang ke dua dimana tahap pertama telah diadakan pada tanggal 16 Desember 2011 yang lalu.

Pembicara Pelatihan Paralegal Tahap-2

Selain peserta dari SPPT TeL, tampak hadir pula peserta dari Serikat Pekerja Karyawan Truba (SPKT) dan Serikat Pekerja NPN SS-911.  Narasumber yang menjadi pelatih adalah Andri Meilansyah,SH, M. Nur Amin,SH (LBH Palembang) dan Jilun,SH (Hakim ad-hoc pada PHI PN Palembang).



Keseluruhan pelatihan akan melalui tiga tahap dimana semua peserta diharapkan mengikuti secara keseluruhan sehingga memiliki pengetahuan paralegal yang utuh.  Diharapkan setelah mengikuti seluruh tahap pelatihan maka peserta akan mampu menjadi paralegal dan menjalankan fungsi advokasi bagi masyarakat dan buruh.

Paralegal adalah orang yang bukan ahli hukum tetapi mendapat pelatihan hukum sehingga mampu melakukan fungsi untuk membantu masyarakat yang mendapat perlakuan tidak adil sehingga memperoleh keadilan berdasarkan sistem hukum di Indonesia.

Pada sesi diskusi peserta juga melihat kemungkinan ketidakadilan bagi pekerja outsourcing di PT. TeL dimana mereka bekerja tanpa perjanjian kerja, perhitungan lembur tidak sesuai ketentuan dan tidak menjadi peserta Jamsostek.

Pelatihan ParalegalTahap-3 akan diadakan pada 16 Februari 2012.  Pelatihan terselenggara berkat kerjasama SPPT TeL dan LBH Palembang.